RSS

Senin, 09 Mei 2011

being lecturer

kemaren aQ dapet telpon lg dari kampus. dari UMB career center buat nanyain aQ udah kerja atau belum.
aQ jawab : belum,mba..
saya sekarang masih ngasdos.
terus dia blg : oh, asdos dimana, mba dwi?
di mercu buana,jawabQ.
terus dia nanya sejak kapan dan pernah kerja lagi nggak sebelum jd asdos.
mungkin beberapa orang berpikir bahwa asisten dosen adalah sebuah bentuk pekerjaan demi menghasilkan uang.
tapi bagiku, ini bukanlah demi uang yang didapat.
tapi aQ melihat ini lebih sebagai bentuk sebuah pengabdian kepada almamater yang telah banyak membimbing dan mendidikQ baik di bidang akademik maupun sosial.
hal ini aQ pelajari dari seorang dosen cantik berhati baik yang mengatakan bahwa dia hanya ingin total untuk mangabdikan diri dan ilmunya sebagai seorang akademisi.
dan aQ pun tergugah untuk mengikuti jejak langkahnya mengabdikan seluruh ilmu dan pemikiranQ untuk kemajuan akademik pada almamaterQ.
aQ memang ingin memiliki penghasilan yang bisa memenuhi kebutuhanQ, tapi aQ pun masih ingin mengabdikan diri dan ilmuQ pada kebudayaan negriQ : Indonesia.
dan semoga semua yang ku cita-citakan ini dapat terwujud dalam satu langkah. (aamiin)

dan aQ berharap, semua mahasiswa pun memandang dosen dan asisten mahasiswa atau asisten dosen mereka sebagai seorang pengabdi pada ilmu pengetahuan. karena dengan begitu, maka tidak akan ada lagi statement :
"lo kan ngajar gw karena emang gw yang bayar."
soooo,,,
hargai dan hormatilah pendidikmu karena tanpa mereka,kalian tidak akan tahu apa2.

0 komentar:

Posting Komentar