"kenalkan,pak.. ini dosen baru.."
itu kalimat kaprodiku-Pak Joni- pada seorang dosen prodi Teknik Sipil -Pak Mawardi- saat kami sedang berada di ruang Tata Usaha fakultasku.
FTPD (FakultasTeknik Perencanaan dan Desain)
"oh ya? dosen dari mana?" sahut Pak Mawardi.
aku hanya meringis mendengarnya.
aku?
disebut Dosen?
mana berani aku meng-Iya-kan?
aku hanya alumni yang direkrut sebagai asisten dosen atau mereka sebut sebagai dosen pendamping.
dan sebelum aku menjelaskan itu, Pak Joni mendahuluiku menjawab :
"Alumni sini,Pak.."
dan kalimat lanjutan yg sering sekali terdengar tapi paling bikin aku mengkeret adalah :
"Ini lulusan terbaik kami periode kemarin lho,pak.."
aku cuma beruntung.
karena aku aktif berorganisasi dan telah menjadi asisten mahasiswa sejak semester 5.
sedangkan sainganku yang IPKnya lbh tinggi 0.4 poin dariku tidak berorganisasi dan tidak punya kontribusi terhadap prodi, itu menurut pertimbangan Pak Joni.
aku memang bangga.
pasti.
tapi apa gunanya status 'terbaik' tanpa kemampuan apa2?
dan itu yang aku rasakan.
IPKku tidak termasuk tinggi.
sangat standard.
kemampuanku pun masih sangat tertatih2.
dan aku sangat malu menyadari hal itu.
tapi tekadku sudah bulat, aku ingin menjadi seorang pengajar sekaligus pendidik.
ini cita2 pertamaku saat aku masih kecil.
dan aku merencanakan untuk merealisasikannya.
aku ingin terus belajar untuk menjadi cukup pantas mengajarkan orang lain.
aku hanya berharap diberi kekuatan, kesabaran, dan kepantasan oleh Allah..
aamiin..
dan untuk teman2 yang sangat ingin menjadi pengajar tapi merasa blm pantas, yuk kita sama2 berusaha dan berjuang memantaskan diri ^^
keep spirit.. ;)

0 komentar:
Posting Komentar